Minggu, 22 Agustus 2010

PETUNJUK-PETUNJUK PENGADMINISTRASIAN TES

Petunjuk Umum

Petunjuk-petunjuk berikut harus diperhatikan sungguh-sungguh dalam pengadministrasian tes:
1. Dalam memberikan tes jangan sampai menyimpang dan prosedur yang telah diganiskan dalam manual ini. Penyimpangan sedikit saja dapat mempengaruhi nilai ilmiah tes itu
2. Usahakanlah untuk memegang teguh pada kata-kata dan/atau kalimat-kalirnat yang sudah dicantumkan dalam petunjuk-petunjuk khusus dan setiap tes. Petunjuk-petunjuk itu menuntun secara jelas apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus dikatakan oleh pemberi tes (tester) kepada yang mengerjakan tes (testee). Petunjuk-petunjuk yang harus dikatakan itu dicetak dalam huruf hesar dan harus dibenikan secara verbatim (kata demi kata, kalimat demi kalimat, apa adanya). Dalam memperkenalkan tes dan menjelaskan halaman atau soal-soal latihan, jangan menggunakan kata-kata dan/atau kalimat-kalimat lain, kecuali seperti apa yang ditulis dalam huruf besar itu.
3. Pernyataan-pernyataan yang diajukan oleh testee selama mereka menerima penjelasan tentang contoh-contoh soal atau soal-soal latihan harus dijawab dengan pedoman sebagai berikut:

Jika pertanyaan-pertanyaan itu berhubungan dengan penjelasan sesuai jawaban soal, maka petunjuk-petunjuk yang berhubungan dengan itu harus dibaca kembali, jangan diubah, ditambah dan/atau dikurangi. Jika pertanyaan itu berhubungan dengan detail-detail dan prosedur, misalnya dimana jawaban-jawaban itu harus dimasukkan maka hal itu dapat dijawab secara langsung. Tegaskan kepada mereka bahwa tidak akan ada jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan semacam itu, setelah mereka mulai mengerjakan tes.

4. Disamping memegang teguh pada petunjuk-petunjuk khusus, maka harus dicegah adanya gangguan-gangguan perasaan atau kesehatan, misalnya perasaan: takut, tegang, tertekan, bingung dsb pada testee. Hal itu dapat dicapai dengan jalan menyelenggarakan kegiatan itu sebagai kegatan sekolah yang wajar dan bukan sebagai kejadian yang istimewa atau khusus.

5. Jagalah, jangan sampai testee melihat soal-soal tes sebelum waktu mengerjakan tiba. Usahakan sunguh-sungguh jangan sampai testee saling dapat melihat atau mencontek satu dengan lainnya selama mereka mengerjakan tes.

6. Pakailah stopwatch atau petunjuk waktu lainnya asalkan ada petunjuk/jarum
detik. Jika bukan stopwatch yang dipakai catatlah dengan teliti waktu mulai dan
berakhirnya tes sekaligus. Batas waktu (time limit) untuk setiap bagian tes harus
ditepati dengan teliti dan sungguh-sungguh.

7. Untuk menulis jawaban tes yaitu dengan cara memberi tanda silang (X), dengan
menggunakan pensil, ball-point atau pulpen. Cadangan untuk alat-alat tulis itu
Iebih balk disiapkan bila sewaktu-waktu diperlukan.
PETUNJUK KHUSUS

Langkah-Iangkah pemberian tes berikut ini harus dllaksanakan secara hirarkis oleh pemberi tes (tester). Adapun Iangkah-Iangkahnya adalãh sebagal berikut:

Langkah I: MENELITI BAHAN-BAHAN TESTING
Meneliti macam dan jumlah bahan-bahan testing yang diterima yaltu:
buku tes, lembar jawaban, berita acara testing. Terutama buku tes, jumlah yang dibagikan harus benar-benar diperhatikan.

Langkah II: MENGATUR TEMPAT DUDUK SISWA
Memeriksa kemudian mengatur (jika diperlukan) apakah murid-murid sudah duduk di tempatnya masing-masing, atau sudah duduk sedemikian rupa sehingga tidak ada kemungkinan untuk sading mencontoh.

Langkah III: MEMBENTUK RAPPORT (HUBUNGAN BAlK) DAN MEMBERI MOTIVASI MURID
Jelaskan kepada mereka darimana Saudara berasal dan apa tujuan Saudara memberikan tes. Di dalam membentuk rapport dan memberi motivasi mi hendaknya situasi dibuat sesantai mungkin agar murid dalam mengerjakan tes tidak terlalu tegang.

Langkah IV: MEMBAGI BUKU TES DAN LEMBAR JAWABAN
Jelaskah kepada murid-murid bahwa untuk mengerjakan tes disediakan lembar jawaban tersendiri di samping buku tesnya. Untuk itu perlihatkan kepada siswa, mana yang buku tes dan mana yang Iembar jawabannya. (Sudah tentu pada tester harus ada buku tes dan lembar jawabannya).

Katakan kepada siswa bahwa buku tes harus tetap bersih, tidak boleh di coret-coret dalam bentuk apapun. Tegaskan kepada mereka bahwa semua jawaban harus ditulis atau diberikan dalam lembar yang telah disediakan dan sesual dengan nomor soalnya. Selanjutnya (apabila murid-nurid telah jelas dengan cara mengerjakan tes) katakan kepada mereka lembar jawaban dan buku tes akan dibagikan. Terlebih dahulu yang diberikan adalah lembar jawaban. Apabila murid telah menerima lembar jawaban, tuntunlah mereka untuk menuliskan identitas pribadinya (Namanya, jenis kelaminnya, dlsb. Sebagaimana yang tercantum dalam lembar jawaban).

Langkah V:
Pemberi tes (tester) hams tahu pasti, bahwa murid-murid mengerti dan mengindahkan perintah itu. Buku tes harus diletakkan terbalik sehingga mereka tidak dapat membacanya.

MENJELASKAN CARA MENGERJAKAN TES:
Katakan: “KAMU SEMUA AKAN MENGERJAKAN TES YANG TERDIRI
DARI BERMACAM MACAM SOAL. LETAKKAN LEMBAR
JAWABAN DI SAMPING BUKU’ TES SEPERTI’ INI”
(Peragakan, buku tes di samping kiri Iembar jawaban)
“CARA MELETAKKN LEMBAR JAWABAN YANG
DEMIKIAN ITU JANGAN KAMU, UBAH SELAMA KAMU
MENGERJAKAN TES. DAN JANGAN KAMU LETAKKAN
LEMBAR JAWABAN ITU DALAM BUKU TES”
“SEKARANG SAYA AKAN MENJELASKAN BAGAIMANA
CARA MENGERJAKAN TES. BUKA BUKU TES YANG ADA
PADA KALIAN”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar